Sultan Brunei menerbangkan Boeing 747 ke KTT ASEAN 2026
Sultan Brunei Terbangkan Boeing 747 ke KTT ASEAN 2026

Sultan Brunei Terbangkan Boeing 747 ke KTT ASEAN 2026

Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam berhasil mencuri perhatian dunia dengan aksinya menerbangkan pesawat pribadi menuju Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 yang berlangsung di , , pada Rabu malam, 6 Mei 2026. Dalam momen yang tidak biasa ini, , yang memiliki lisensi pilot, menunjukkan kemampuannya di kokpit pesawatnya sendiri.

Menurut informasi yang dilansir dari akun Facebook resmi ASEAN 2026 Filipina, Sultan didampingi oleh putranya, Pangeran Abdul Mateen, selama penerbangan tersebut. Pesawat yang dipiloti langsung oleh Sultan mendarat dengan sukses di Pangkalan Udara Mactan-Benito N. Ebuen, yang terletak di wilayah Mactan, Kota Lapu-Lapu. Kedatangan Sultan dan rombongan disambut hangat oleh sejumlah pejabat Filipina, termasuk Sekretaris Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan, Rex Gatchalian, serta Gubernur Cebu, Pamela Baricuatro, dan Wali Kota Lapu-Lapu, Cynthia King-Chan.

dijadwalkan berlangsung dari 7 hingga 8 Mei 2026, di mana seluruh pemimpin negara anggota ASEAN diharapkan hadir. Namun, Myanmar hanya akan diwakili oleh Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri dalam forum tersebut. Kehadiran Sultan Brunei dengan cara yang unik ini menambah daya tarik acara yang dihadiri oleh para pemimpin negara ASEAN, sekaligus menunjukkan kedekatan dan komitmen Brunei dalam kerjasama regional.

Perjalanan Sultan dengan pesawat besar ini bukanlah hal yang baru baginya. Sebelumnya, ia juga pernah menerbangkan pesawat pribadinya dalam berbagai misi kenegaraan, menunjukkan bahwa meskipun berstatus sebagai seorang raja, ia tetap menyukai tantangan dan memiliki keterampilan yang mengesankan. Aksi ini pun mengundang perhatian publik dan media, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di tingkat internasional.

Melalui kehadiran Sultan dan partisipasinya dalam KTT ASEAN, Brunei Darussalam menunjukkan peran aktifnya dalam diplomasi dan kerjasama antarnegara di kawasan. Hal ini tentu membawa dampak positif bagi hubungan antar negara anggota ASEAN dan menunjukkan bahwa meskipun dalam era modern, nilai-nilai tradisional dan kepemimpinan yang kuat tetap penting dalam membangun hubungan internasional.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *